Gedung Fakultas Bioteknologi

Fakultas Bioteknologi merupakan salah satu Fakultas baru di Institut Teknologi Del berdiri sejak tahun 2014. More » Fakultas Bioteknologi sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk praktikum More »

 

Pelatihan Matlab Dosen Prodi Teknik Bioproses

Pada tanggal 14 s.d. 16 Agustus 2017, Program Studi Teknik Bioproses melaksanakan pelatihan MATLAB dari Bapak Andy salah satu dosen prodi yang sebelumnya sudah pernah mengikuti pelatihan MATLAB.

1

 


Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

Kunjungan Industri ke PT. Perkebunan Nusantara IV

Pada hari Rabu, 10 Mei 2017 Program Studi Teknik Bioproses melaksanakan kunjungan Industri ke PT. Perkebunan  Nusantara IV (PTPN-IV).

Adapun tujuan kunjungan ini adalah :

1. Untuk mengenal lingkup misi dan kegiatan PTPN-IV

2. Meninjau dan mempelajari sarana penelitian dan pabrik di PTPN-IV

 

11


Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

Pelatihan Pembuatan Yoghurt untuk Siswa SMA Katholik Santa Maria Tarutung

Pada hari Sabtu, 1 April 2017 Program Studi Teknik Bioproses melaksanakan Pelatihan Pembuatan Yoghurt untuk Siswa SMA Katholik Santa Maria Tarutung .

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah keterampilan pembuatan bahan makanan yoghurt, dari susu sapi serta pengetahuan akan prinsip pembuatan makanan dengan metoda fermentasi. Kami juga memberikan manual panduan untuk membuat yoghurt dan starter bakteri yoghurt yang bisa digunakan untuk membuat yoghurt kembali dimasa mendatang.

Peralatan dan bahan yang digunakan untuk pembuatan yoghurt adalah sebagai berikut:

Alat dan Bahan:

  • Susu sapi segar
  • Susu sapi bubuk plain
  • Bubuk agar putih
  • Starter dalam bentuk suspensi isolate bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam susu
  • Gula
  • Sirup rasa strawberry (merk Kurnia)
  • Panci stainless steel
  • Sendok pengaduk berbahan kayu
  • Hotplate (sebagai pengganti kompor gas, karena sekolah tersebut tidak memiliki kompor gas)
  • Sendok teh
  • Toples kaca tahan panas

Demo pembuatan yoghurt diawali dengan pemanasan 2 liter susu cair ultra plain di dalam panci stainless steel hingga mencapai 80°C (karena kami tidak menggunakan termometer, maka temperatur yang dicapai diperkirakan dengan melihat penampakan dari permukaan cairan susu, jika sudah mengeluarkan uap, maka 100 g susu bubuk dan 1,5 sendok the bubuk agar ditambahkan pada susu panas tersebut dan diaduk hingga homogen. Kemudian temperatur campuran diturunkan hingga berada dalam rentang 35°C – 45°C. Karena kami tidak menggunakan termometer, sehingga  temperatur ideal diperkirakan dengan memegang wadah panci dengan tangan. Jika tangan sudah bisa memegang panci tersebut tanpa terasa kepanasan, maka dianggap itu adalah temperatur ideal untuk menambahkan 200 ml isolat bakteri (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus) pada campuran. Setelah dilakukan pengadukan hingga homogen, campuran tersebut dipindahkan ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan dengan merebus toples tersebut sebelumnya dengan air.

4


 

Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

Peningkatan Potensi Kewirausahaan

Pada hari Sabtu, 1 April 2017 Program Studi Teknik Bioproses melaksanakan peningkatan Potensi Kewirausahaan Melalui Sosialisasi Keterampilan Pembuatan Yoghurt di SMA Negeri 1 Tarutung.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah keterampilan pembuatan bahan makanan yoghurt, dari susu sapi serta pengetahuan akan prinsip pembuatan makanan dengan metoda fermentasi. Kami juga memberikan manual panduan untuk membuat yoghurt dan starter bakteri yoghurt yang bisa digunakan untuk membuat yoghurt kembali dimasa mendatang.

Peralatan dan bahan yang digunakan untuk pembuatan yoghurt adalah sebagai berikut:

Alat dan Bahan:

  • Susu sapi segar
  • Susu sapi bubuk plain
  • Bubuk agar putih
  • Starter dalam bentuk suspensi isolate bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam susu
  • Gula
  • Sirup rasa strawberry (merk Kurnia)
  • Panci stainless steel
  • Sendok pengaduk berbahan kayu
  • Hotplate (sebagai pengganti kompor gas, karena sekolah tersebut tidak memiliki kompor gas)
  • Sendok teh
  • Toples kaca tahan panas

Demo pembuatan yoghurt diawali dengan pemanasan 2 liter susu cair ultra plain di dalam panci stainless steel hingga mencapai 80°C (karena kami tidak menggunakan termometer, maka temperatur yang dicapai diperkirakan dengan melihat penampakan dari permukaan cairan susu, jika sudah mengeluarkan uap, maka 100 g susu bubuk dan 1,5 sendok the bubuk agar ditambahkan pada susu panas tersebut dan diaduk hingga homogen. Kemudian temperatur campuran diturunkan hingga berada dalam rentang 35°C – 45°C. Karena kami tidak menggunakan termometer, sehingga  temperatur ideal diperkirakan dengan memegang wadah panci dengan tangan. Jika tangan sudah bisa memegang panci tersebut tanpa terasa kepanasan, maka dianggap itu adalah temperatur ideal untuk menambahkan 200 ml isolat bakteri (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus) pada campuran. Setelah dilakukan pengadukan hingga homogen, campuran tersebut dipindahkan ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan dengan merebus toples tersebut sebelumnya dengan air.

3


 

Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

Peningkatan Potensi Kewirausahaan Sejak Usia Sekolah

Pada hari Sabtu, 1 April 2017 Program Studi Teknik Bioproses melaksanakan Peningkatan Potensi Kewirausahaan Sejak Usia Sekolah dengan Mengajarkan Teknik Pembuatan Makanan Yoghurt di SMA Negeri 3 Lintong Ni Huta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah keterampilan pembuatan bahan makanan yoghurt, dari susu sapi serta pengetahuan akan prinsip pembuatan makanan dengan metoda fermentasi. Kami juga memberikan manual panduan untuk membuat yoghurt dan starter bakteri yoghurt yang bisa digunakan untuk membuat yoghurt kembali dimasa mendatang.

Peralatan dan bahan yang digunakan untuk pembuatan yoghurt adalah sebagai berikut:

Alat dan Bahan:

  • Susu sapi segar
  • Susu sapi bubuk plain
  • Bubuk agar putih
  • Starter dalam bentuk suspensi isolate bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam susu
  • Gula
  • Sirup rasa strawberry (merk Kurnia)
  • Panci stainless steel
  • Sendok pengaduk berbahan kayu
  • Hotplate (sebagai pengganti kompor gas, karena sekolah tersebut tidak memiliki kompor gas)
  • Sendok teh
  • Toples kaca tahan panas

Demo pembuatan yoghurt diawali dengan pemanasan 2 liter susu cair ultra plain di dalam panci stainless steel hingga mencapai 80°C (karena kami tidak menggunakan termometer, maka temperatur yang dicapai diperkirakan dengan melihat penampakan dari permukaan cairan susu, jika sudah mengeluarkan uap, maka 100 g susu bubuk dan 1,5 sendok the bubuk agar ditambahkan pada susu panas tersebut dan diaduk hingga homogen. Kemudian temperatur campuran diturunkan hingga berada dalam rentang 35°C – 45°C. Karena kami tidak menggunakan termometer, sehingga  temperatur ideal diperkirakan dengan memegang wadah panci dengan tangan. Jika tangan sudah bisa memegang panci tersebut tanpa terasa kepanasan, maka dianggap itu adalah temperatur ideal untuk menambahkan 200 ml isolat bakteri (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus) pada campuran. Setelah dilakukan pengadukan hingga homogen, campuran tersebut dipindahkan ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan dengan merebus toples tersebut sebelumnya dengan air.

2


 

Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

 

Pembuatan Makanan Yoghurt dari Susu Sapi

Pada hari Sabtu, 1 April 2017 Program Studi Teknik Bioproses melaksanakan Sosialisasi Pembuatan Makanan Yoghurt dari Susu Sapi di Sekolah SMA Negeri 1 Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah keterampilan pembuatan bahan makanan yoghurt, dari susu sapi serta pengetahuan akan prinsip pembuatan makanan dengan metoda fermentasi. Kami juga memberikan manual panduan untuk membuat yoghurt dan starter bakteri yoghurt yang bisa digunakan untuk membuat yoghurt kembali dimasa mendatang.

Peralatan dan bahan yang digunakan untuk pembuatan yoghurt adalah sebagai berikut:

Alat dan Bahan:

  • Susu sapi segar
  • Susu sapi bubuk plain
  • Bubuk agar putih
  • Starter dalam bentuk suspensi isolate bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam susu
  • Gula
  • Sirup rasa strawberry (merk Kurnia)
  • Panci stainless steel
  • Sendok pengaduk berbahan kayu
  • Hotplate (sebagai pengganti kompor gas, karena sekolah tersebut tidak memiliki kompor gas)
  • Sendok teh
  • Toples kaca tahan panas

Demo pembuatan yoghurt diawali dengan pemanasan 2 liter susu cair ultra plain di dalam panci stainless steel hingga mencapai 80°C (karena kami tidak menggunakan termometer, maka temperatur yang dicapai diperkirakan dengan melihat penampakan dari permukaan cairan susu, jika sudah mengeluarkan uap, maka 100 g susu bubuk dan 1,5 sendok the bubuk agar ditambahkan pada susu panas tersebut dan diaduk hingga homogen. Kemudian temperatur campuran diturunkan hingga berada dalam rentang 35°C – 45°C. Karena kami tidak menggunakan termometer, sehingga  temperatur ideal diperkirakan dengan memegang wadah panci dengan tangan. Jika tangan sudah bisa memegang panci tersebut tanpa terasa kepanasan, maka dianggap itu adalah temperatur ideal untuk menambahkan 200 ml isolat bakteri (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus) pada campuran. Setelah dilakukan pengadukan hingga homogen, campuran tersebut dipindahkan ke dalam toples kaca yang sudah disterilkan dengan merebus toples tersebut sebelumnya dengan air.

1


 

Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

Kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Jepang

Pada hari Sabtu, 4 Maret 2017

Selamat datang kepada Duta Besar Indonesia untuk Jepang Bapak Arifin Tasrif yang berkunjung ke Fakultas Bioteknologi Institut Teknologi Del

Pada kesempatan ini Bapak Arifin Tasrif bersama dengan Bapak Yoki Negara dan Bapak Zokanda Siahaan berkunjung ke Laboratorium yang digunakan mahasiswa Teknik Bioproses untuk Praktikum.

Slide1


 

Institut Teknologi Del

Fakultas Bioteknologi – Prodi Teknik Bioproses

Babak Final The 3rd Del Mathematics and Sciences Competition IT Del

Pada hari Sabtu, 4 Maret 2017 Institut Teknologi Del melaksanakan Babak Final The 3rd Del Mathematics and Sciences Competition yang dihadiri oleh 40 Siswa yang telah lulus dari babak penyisihan pada hari Sabtu, 25 Februari 2017.

Berikut yang memperoleh juara dari 21 sekolah yang terdaftar sebagai peserta, Selamat dan Sukses buat Siswa/Siswi yang mendapat juara

Hadiah untuk Juara I diserahkan oleh Bapak Arifin Tasrif (Duta Besar Indonesia untuk Jepang) :

1. Bidang Matematika diraih oleh Andi Simbolon dari SMA Negeri 1 Siborongborong

2. Bidang Fisika diraih oleh Harlen Munthe dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta

3. Bidang Kimia diraih oleh Agnes C L Purba dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta

4. Bidang Biologi diraih oleh Friska Dinarta Aritonang dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta

Hadiah untuk Juara II diserahkan oleh Bapak Yoki Negara:

1. Bidang Matematika diraih oleh Asido R Panjaitan dari SMA Negeri 3 Tarutung

2. Bidang Fisika diraih oleh Arimanto Lumbantoruan dari SMA Negeri 1 Siborongborong

3. Bidang Kimia diraih oleh Sulpisius Sihombing dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta

4. Bidang Biologi diraih oleh Yolanda T J Manurung dari SMA Negeri 1 Tarutung

Hadiah untuk Juara III diserahkan oleh Bapak Zokanda Siahaan:

1. Bidang Matematika diraih oleh Soni Arto Pasaribu dari SMA Negeri 2 Lintongnihuta

2. Bidang Fisika diraih oleh Adil P N Simorangkir dari SMA Negeri 1 Tarutung

3. Bidang Kimia diraih oleh Wasti Lumbantobing dari SMA Negeri1 Tarutung

4. Bidang Biologi diraih oleh Ria A Pakpahan dari SMA Negeri 1 Tarutung

Juara Umum yang mendapatkan Piala bergilir diraih oleh SMA Negeri 2 Lintongnihuta yang diserahkan Bapak Togar Simatupang (Rektor IT Del)

Slide1

 

 

Slide2

Slide3

 

Gotong Royong Mahasiswa Teknik Bioproses

Jumat, 15 Desember 2016 Gotong Royong atau yang sering disebut kurve

Sebelum libur natal  25 Desember 2016 dan Tahun Baru 01 Januari 2017 sudah menjadi kebiasaan yang baik di IT Del untuk melaksanakan kurve bersama.

Mahasiswa, Dekan, Ka.Prodi,  Dosen dan staf  Teknik Bioproses ikut serta dalam kurve Fakultas Bioteknologi (Ruang Kelas, Laboratorium, Halaman Depan dan Belakang)

kurve

Babak Penyisihian Del Mathematics and Scence Competition (DMSC)

Pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 Institut Teknologi Del melaksanakan kegiatan Del Mathematics and Scence Competition (DMSC) yang ke-3 kegiatan ini merupakan tahap penyisihan untuk mata pelajaran Biologi, Fisika, Kimia, Matematika.

Selamat datang dan semangat buat semua peserta yang ikut bagian dalam kegiatan Del Mathematics and Scence Competition (DMSC) yang ke-3 semoga berhasil dalam pelaksanaan tahap final bagi peserta yang lulus untuk hari Sabtu, 4 Maret 2017.

Slide1Slide2

Slide3